Jumat, 31 Oktober 2008

Preman Kampung Naik Bis AC

Category: Humor Umum
Suatu waktu seorang Jagoan Kampung naik Bis AC. Dia dan beberapa orang penumpang lainnya pada berdiri karena tidak kebagian tempat duduk. Kebetulan dia berada persis dibawah lubang AC...

Si Jagoan: "Heh..siapa yang berani meniup-niup pundak gue...?"
Penumpang A: "Itu AC kali, Pak!"
Si Jagoan: "Jangankan Si ASE, Si Iding juga bakal gue ladenin...!"
Penumpang A: "???"
Sent by: e-ketawa on Jan 17th, 2008 Rating: 3.29 (17 votes) Selengkapnya..

Guru Stress Menyuruh Murid Mengisi Biodata

Category: Humor Umum
Seorang Ibu Guru Sekolah Dasar membagikan Daftar Isian murid-murid, mengenai data-data murid itu sendiri dan kedua orangtuanya.

Ada seorang muridnya yang karena gobloknya atau karena ingin “mengerjai” Gurunya, selalu bertanya-tanya:

Murid: “Bu, nama orangtua ditulis, ya?”

Guru: “Ya, ditulis.”

Tidak lama kemudian, murid tersebut bertanya lagi…

“Bu, alamat orangtua ditulis?”

Jawab Gurunya mulai kesal…

“Ya, ditulis!” katanya.

Belum tiga menit si murid bertanya lagi…

“Bu, jenis kelamin orangtua ditulis?”

Jawab Ibu Guru itu, yang kekesalannya telah sampai ke ubun-ubun…

“Nggak!! Digambar!!!”
Sent by: e-ketawa on Jan 4th, 2008 Rating: 3.29 (52 votes) Selengkapnya..

Perbedaan Marah Dengan Jengkel


Category: Humor Umum

Seorang gadis yang sedang mengerjakan PR dari sekolah datang menghampiri ayahnya dan bertanya, "Yah, apa bedanya marah dengan jengkel?"

Sang ayah menjawab, "Itu hanya masalah perbandingan. Coba aku jelaskan maksudnya."

Untuk menjelaskannya sang ayah mendekati telepon dan memutar nomor telepon secara acak. Dia berkata kepada setiap orang yang mengangkat teleponnya, "Halo, apa Melvin ada?"

Seorang pria menjawab, "Di sini tidak ada yang namanya Melvin. Kenapa Anda tidak mengecek nomornya dulu sebelum Anda menelepon?"

"Lihat," kata sang ayah kepada putrinya. "Laki-laki tadi kelihatan tidak senang dengan telepon kita. Dia mungkin sedang sibuk dan kita membuatnya jengkel. Sekarang lihat..."

Sang ayah menelepon kembali nomor yang sama. "Halo, apakah Melvin ada?" tanya ayah.

"Dengar ya!" jawaban ketus terdengar. "Anda baru saja menelepon ke nomor ini dan saya sudah bilang kalau tidak ada yang namanya Melvin disini! Telepon Anda benar-benar mengganggu!" Gagang telepon pun ditutup dengan keras.

Sang ayah berbalik kepada putrinya dan berkata, "Kamu lihat, itu yang namanya marah. Sekarang aku akan menunjukkan kepadamu apa artinya jengkel."

Sang ayah menelepon lagi nomor yang sama dan ketika terdengar suara kesal yang menjawab, "Halo!". Kemudian dengan lembut sang ayah berkata, "Halo, ini Melvin. Apakah ada telepon untukku?"

Copyright © 2002 - 2008 KETAWA.COM
Selengkapnya..