Rabu, 01 Desember 2010

Green School




Sekolah mungkin membosankan bagi kebanyakan murid. Apalagi didukung dengan
fasilitas yang biasa saja bahkan terbilang jelek. Ketika saya sekolah dulu ( terserah ! mau percaya atau nggak ) mulai dari SD SMP hingga SMA saya merasa jenuh dengan ruangan yang panas dan sumpek, pemandangan yang paling indah untuk diliat ketika masuk kelas selain dari Cewe adalah tembok.

Saya selalu berpikir "kenapa gak belajar diluar aja yah biar lebih relax, kalau kayak gini sih serasa berada di tembok tahanan" gumam saya.

Sebenernya ini kasus biasa. Dari semua murid yang ada di indonesia kemungkinan berpikir sama seperti saya. Nah baru sekarang ini saya menemukan sekolah yang saya idam-idamkan. Ketika saya jalan-jalan bersama om google, saya menemukan sebuah sekolah yang dinamakan Green school. Sekolah yang terletak di provinsi Bali tepatnya di badung (Indonesia nih..), cukup unik.

Ini adalah satu-satunya sekolah didunia yang bangunannya terbuat dari bambu. tidak memakai AC tapi memakai kincir angin melalui terowongan bawah tanah, Listriknya saja menggunakan bio-gas yang terbuat dari kotoran hewan yang berguna juga untuk menyalakan kompor. Jelas ini
adalah sekolah yang ramah lingkungan. Fasilitasnya pun bermacam-macam. Mulai dari
peternakan sapi, tambak udang, arena olahraga, laboratorium, perpustakaan, cafe dll.

Yang lebih menarik lagi adalah jembatan yang terbuat dari bambu dengan sungai yang mengalir di bawahnya. Pantas saja namanya Green school.

Sekolah ini mengajarkan kepada murid-muridnya untuk menyatu dengan alam sehingga mereka tahu segala hal tentang organic gardening.

Kedengarannya sekolah ini sederhana sehingga harganya pun terjangkau. Tapi sekolah yang didesain oleh Johny Hardy, seorang pengusaha perhiasan sukses itu ( Orang bule nih kayaknya) M-A-H-A-L. Biaya registrasinya aja $ 500, Uang bangunan tahunan $950 dan buat grade I-VI uang sekolahnya setahun $7.950 belum lagi uang ini itu.

Sehingga kalau di total total jadinya M-A-H-A-L. Jadi jangan heran kalau yang sekolah disini kebanyakan dari kaum ekspatriat alias bule seperti penulis artikel ini (ngarep).








http://www.greenschool.org/

0 komentar:

Posting Komentar

Silakan dikomentari